Saturday, 14 May 2011

SENDRATARI X.3 TAHUN PELAJARAN 2010/ 2011

Sabtu, 7 Mei 2011.
Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu sama anak kelas X.3, karena hari ini adalah saatnya kami menampilkan kerja keras kami selama ini! Demi sendratari, kami sudah mengorbankan banyak hal. Waktu, tenaga, biaya, dan lain-lain. Dan kami akan menampilkan yang terbaik agar pengorbanan itu tidak sia-sia!
Pagi itu hujan rintik-rintik, tetapi itu bukan masalah buat kami. THE SHOW MUST GO ON! Jam 7 lebih kami baru bersiap-siap, memakai kostum, make up, dan ada juga yang latihan. Kelas X.9 dan X.1 sudah selesai tampil, dan yang sekarang sedang tampil adalah kelas X.2 dengan cerita 'Taetenik' nya. Kami langsung menuju ke ruang OSIS untuk bersiap, karena setelah kelas X.2 adalah kelas X.3. Deg-degan sumpah. Dan harus aku akui, aku nggak berhenti ngaca (sampe kacanya pecah *nggak deng*) gara-gara aku nggak PD sama penampilanku. Tapi berkat semangat dari teman-teman, aku pun mencoba untuk PD. Yak, kelas X.2 sudah selesai.... Dan ini dia! Kelas X.3! 
Penampilan kelas X.3 berjudul 'Cenat Cenut International Dance Competition' yang bercerita tentang kompetisi dance internasional yang diikuti dari berbagai negara. Tapi ada adegan percintaannya juga *teteup*.
Pertama, Ion, Andi, Amel, dan Imek naik ke atas panggung. Sepertinya lancar, bahkan penonton udah pada ketawa, padahal baru adegan pertama lho~ Selanjutnya, team java dance (Galuh, Hani, Bella, Intan, Fika) plus Imek yang naik ke atas panggung. Dilanjutkan Mila dan Fia, dan diikuti oleh dayang-dayang (Muti'ah, Atiya, Karimah, Fara Fika). Dan setelah mereka adalah dance! Ya, saatnya aku, Arik, Amel, Diana, dan Esti tampil. Aku mencoba untuk tetap rileks dan senyum. Sepertinya cukup berhasil. Tapi di tengah-tengah aku merasa tidak PD karena ada kesalahan. Ya sudahlah. Yang penting kami sudah menampilkan yang terbaik :) Kemudian tari jawa lagi, sepertinya bagus juga... Setelah tari jawa, adalah tari cha-cha. Tyo dan Diana naik ke atas panggung, diikuti Issent dan Shelly. Sepertinya tari cha-cha ini cukup menarik perhatian penonton. Memang tari cha-cha bagus sih, udah gitu musiknya juga mendukung (Oye como va~ :p). Daaan sekarang gilirannya tari India. Bella, Vani, dan Amel naik ke atas panggung. Lalu Riska, Andi, dan Kakak naik juga. Tari indianya rame banget! Seru! Dan yang terakhir adalah boyband TAHIK (Tejo, Amin, Hoho, Issent, Kaim) yang tampil.
Pertama nari I Heart You-nya SM*SH bareng2 dulu, terus Kaim break dance (keren!), diikuti Issent yang nari robot dance (keren!), Amin dengan gerakan tangannya (keren!), Hoho nari keong racun (kocak!), dan Tejo nari lagu Biarlah-nya Killing Me Inside (imut! :p). Setelah itu adalah adegan pengumuman. Dance maju duluan, diikuti Jawa, Cha-cha, India, dan TAHIK. Adegan jatuh sampai adegan romantis Kaim - Galuh berjalan cukup lancar. Dan yang menghebohkan adalah waktu Ion jadi peri. Penonton pada ngakak semua. Lalu satu kelas nari-nari bareng. Setelah nari bareng, Ion sama Imek maju bawa spanduk yang bertuliskan 'SEGO X.3 GORENG' :p Tapi waktu spanduknya dibuka, penonton pada ketawa semua! Ternyata spanduknya kebalik! Malu sih, tapi nggak apa-apa lah, biar menambah poin lucu~
Selesai tampil, ada yang langsung ke kelas, ada yang jajan, dan ada yang nonton sendratari. Aku salah satunya. Aku liat penampilan dari kelas X.6, X.8, X.7, X.5, dan X.4. Penampilan mereka lumayan sih, tapi ada yang ceritanya nggak bisa aku pahami. Tapi bagus-bagus kok :)
Saat pengumuman pemenang, aku deg-degan banget. Juara ke-3 kelas X.7. Juara ke-2 kelas X.5. Tinggal juara 1 nih... Apakah mungkin kelas X.3? Deg deg... Deg deg... Deg deg.... "KELAS SEPULUH DELAPAN". Deg! Aku langsung lemes denger Mbak Fetty ngomong gitu. Kecewa? Iya. Sedih? Iya. Aku langsung keluar dari aula. Tapi baru berjalan beberapa langkah, aku denger Mbak Fetty mengumumkan peringkat 9 - peringkat 4. Aku berbalik. Pengen tau kelas X.3 peringkat berapa sih. "Peringkat 7, kelas sepuluh tiga dengan poin (sekian)" HAH? Peringkat 7? Nggak percaya aku. Masa sih??? Kecewa? IYA. Sedih? IYA. Marah? IYA! Anak-anak kelas X.3 pada balik ke kelas. Di dalem kelas, kami masih membahas soal penilaian juri yang menurut sebagian anak tidak adil. Aku bingung harus gimana. Padahal Pak Sat pernah bilang sendratari kelas X.3 bisa jadi kandidat 3 besar, dan ada kakak kelas XI yang bilang kalau penampilan kelas X.3 bagus, dan Insya Allah masuk 3 besar. Tapi kenyataan berkata lain. 3 besar? 5 besar aja enggak! Itu yang bikin aku kecewa. Tapi di sisi lain, aku juga nggak mau menjadi anak kecil yang nggak bisa menerima kekalahan. Aku cuma diam, mendengarkan komentar teman-teman. Sampai ada SMS dari kakak kelas di HPnya Fika yang membuat emosi anak-anak X.3 meluap seketika. SMS itu dari salah seorang juri, isi SMSnya gini:
".....sebenernya juri suka punya x.3 tapi bu *ceketiiiiit*nya nggak suka coz nggak beralur cerita.... x.3 dah bagus og dek, mba *ceketiiiiit* suka banget, keren... :) Tapi emang unsurnya kurang, maaf ya dek...."
Anak-anak langsung pada nyalahin bu *ceketiiiit*. "Buat apa ada 4 juri kalo keputusan cuma ada di tangan bu *ceketiiiit*? Mending jurinya dia sendiri aja sekalian!" Kira-kira begitu kalimat yang diucapkan (entahlah... kalo dari suaranya mungkin Galuh). Ya, kalo SMS itu benar, aku setuju dengan pendapat Galuh. Yaaa sudahlah. Yang penting kita udah menunjukkan yang terbaik. Dan paling enggak ada yang mengobati kekesalan kami, yaitu perkataan Pak Sat:
"Menang dan kalah itu biasa, yang penting penampilan kalian paling spektakuler dan nilai kalian di atas 80 semua

WOZEH! :3